30
Jul
Secure Hash Algorithm (SHA) merupakan algoritma hash yang digunakan oleh pihak otoritas sertifikasi untuk menandatangani sertifikat dan CRL (Certificates Revocation List). SHA ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1993 oleh NSA yang diawali dengan SHA 0. Fungsi ini dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai hash yang unik untuk melindungi file.
Perkembangan teknologi juga mengharuskan melakukan pengembangan kriptografi keamanan hash. Hal tersebut mengahasilkan solusi kriptografi pengembangan SHA dari segala macam bentuk evaluasi untuk menghilangkan segala macam bentuk kelemahan SHA. Oleh karena itu ada beberapa versi SHA 0, SHA 1, dan SHA 2 bahkan ada beberapa yang mengatakan SHA 256.
Apa Itu Hash?
Hash ini merupakan […]
Read More
07
Jul
SSL Indonesia akan bahas tentang perubahan sertifikat perantara ataupun intermediate certificate dari sertifikat SSL ternama.
Sertifikat SSL ternama Digicert mengumumkan beberapa perubahan sertifikat intermediate dari Certificate Authority (ICA). Berdasarkan page pengumuman yang dimuat pada laman Digicert, menyatakan bahwa ICA akan diganti menjadi
ICA yang lebih cepat dengan tingkat enkripsi terbaik
Memungkinkan mengurangi atau menyematkan sertifikat ICA atau hard coding trusted sertifikat ICA, yang menjadikan pergantian sertifikat menjadi sulit.
Mengurangi cakupan penerbitan sertifikat dari ICA manapun, untuk mengurangi dampak perubahan dalam pedoman industry dan forum browser CA untuk etensitas menengah hingga akhir.
Untuk Apa Sertifikat Intermediate / ICA digunakan?
Otoritas Sertifikat SSL Certificate Athorithy (CA) menggunakan […]
Read More
10
Oct
Sertifikat SSL/TLS (Secure Socket Layer/Transport Layer Security) adalah kunci utama untuk mengamankan data yang ditransmisikan antara server dan pengunjung situs web Anda. Dengan sertifikat ini, komunikasi di internet menjadi lebih aman, data pelanggan terlindungi, dan kepercayaan pengguna meningkat.
Namun, apakah Anda tahu ada berbagai jenis SSL berdasarkan tingkat validasi dan cakupan domain? Artikel ini akan mengupas tuntas jenis-jenis SSL, lengkap dengan contoh produk dari penyedia terkemuka seperti DigiCert, GeoTrust, Sectigo, dan GlobalSign.
Jenis Sertifikat Berdasarkan Validasi
1. Domain Validation (DV)
Sertifikat DV adalah pilihan paling sederhana dan cepat. Otoritas Sertifikat (CA) hanya memverifikasi bahwa Anda memiliki domain yang terdaftar tanpa memeriksa identitas organisasi.
Keunggulan: […]
Read More
27
Aug
Keamanan Digital Modern: Pentingnya Migrasi ke TLS 1.2 dan 1.3
Seiring kemajuan teknologi, protokol keamanan internet juga harus terus berkembang untuk menghadapi ancaman baru. Namun, migrasi dari protokol lama seperti TLS 1.0 dan 1.1 menuju protokol yang lebih aman, yaitu TLS 1.2 dan 1.3, masih menjadi tantangan bagi banyak organisasi. Artikel ini akan menjelaskan mengapa migrasi ini sangat penting dan bagaimana langkah ini dapat meningkatkan keamanan digital Anda.
Apa Itu TLS? Evolusi dan Akhir Masa Pakainya
TLS (Transport Layer Security) adalah penerus SSL (Secure Sockets Layer) yang digunakan untuk mengamankan komunikasi di internet. Berikut adalah sejarah singkat evolusi TLS:
TLS 1.0 (1999): Menggantikan […]
Read More
18
Jun
Hallo Sobat SSL Indonesia! Sertifikat digital memainkan peran penting dalam menjaga keamanan berbasis identitas. Pengelolaan siklus hidup sertifikat, termasuk pencabutan (Certificate Revoked), sangatlah krusial untuk mencegah kerentanan keamanan dan pelanggaran.
Mengapa hal ini penting? Bayangkan sertifikat digital sebagai kunci yang menjaga pintu keamanan online kita tetap tertutup rapat. Jika kunci tersebut rusak atau jatuh ke tangan yang salah, kita harus segera menggantinya untuk mencegah risiko keamanan. Inilah mengapa SSL Certificate Revoked begitu penting: untuk memastikan bahwa risiko dan pelanggaran keamanan dapat dicegah sebelum terjadi. Yuk, langsung saja simak selengkapnya!
Daftar Isi
Apa Tujuan Certificate Revoking atau Pencabutan Sertifikat?
Kapan Harus Mencabut Sertifikat SSL
Apa […]
Read More
18
Feb
Sertifikat SSL terbagi menjadi 3 jenis sertifikat berdasarkan jenis validasi yakni domain validation (DV), organization validation (OV) dan extended validation (EV). Ketiganya berfungsi melakukan enkripsi lau lintas data antara browser dengan server, namun memiliki perbedaan tingkat enkripsi dan fitur yang diberikan.
Pembagian jenis sertifikat in juga bekerja sama dengan pihak browser ternama seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox. Masing-masing sertifikat akan menampilkan gembok hijau ataupun https pada url situs website. Untuk jenis sertifikat SSL Extended Validation, akan diberikan perbedaan tampilan nama perusahaan pada sisi kiri situs.
Namun adanya pengembangan browser ternama seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox pada akhir tahun 2019 […]
Read More
15
Sep
Di era perkembangan digital yang semakin pesat, keamanan website tidak lagi bisa dianggap sepele, khususnya pada lanskap digital tahun 2025. Website tanpa SSL (Secure Sockets Layer) ibarat pintu yang terbuka lebar bagi hacker untuk menyusup dengan mudah. SSL memiliki peran vital, bukan hanya dalam melindungi pertukaran data sensitif, tetapi juga dalam membangun kepercayaan pengunjung. Artikel ini akan membahas mengapa website tanpa SSL menjadi sasaran empuk peretas, celah keamanan yang ditimbulkan, serta risiko serius yang dapat mengancam data Anda.
Website Tanpa SSL Jadi Target Favorit Hacker di 2025
Pendahuluan: Pentingnya Proteksi Website di Era Digital
Di tahun 2025, keamanan website semakin menjadi prioritas […]
Read More
07
Dec
Anda masih menggunakan sertifikat SSL Gratis seperti Let’s Encrypt? Hati-hati, karena sertifikat ini akan mengurangi tingkat kompatibilitas browser yang akan berdampak pada pengguna sertifikat pada situs website resmi.
Sertifikat let’s encrypt tidak akan melakukan penandatanganan silang dengan sertifikat root pihak ketiga. Karena peralihan ini, pengunjung situs web tertentu akan diblokir dari mengakses situs web yang diamankan dengan Let’s Encrypt, dan akan mendapatkan peringatan “your connection is not private”.
Apa penyebab let’s encrypt melakukan pengurangan kompatibilitas sertifikat pada browser, sebagai pihak ketiga?dan apa yang harus dilakukan untuk menghindari pemblokiran situs website tidak aman?
Akar Masalah Let’s Encrypt
Asal mula masalah dimulai sejak 2015, ketika […]
Read More
24
Jun
Apakah Anda pengguna sertifikat SSL? Pernahkah Anda mendapatkan kendala saat melakukan pengaturan ataupun konfigurasi sertifikat SSL, why no padlock atau gembok hijau tidak muncul pada url situs website Anda, dan masih mengeluarkan peringatan situs tidak aman.
Ada beberapa kendala yang sering terjadi saat melakukan pengalihan situs website dari http menjadi https. Salah satunya why no padlock, atau situs tidak berubah ke https, tidak muncul gembok hijau pada url situs.
Hal ini akan terjadi pada semua browser utama seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Ms. Edge dan Safari Apple karena memiliki algoritma penelusuran yang sama.
Setelah terbitnya sertifikat SSL, Anda diharuskan melakukan konfigurasi sertifikat […]
Read More
04
Sep
Maret 2018 Google Chrome dan Mozilla Firefox melakukan peringatan kembali terkait dengan penggunaan sertifikat SSL Symantec. Chrome dan Firefox akan melakukan peringatan “untrusted” terhadap website yang menggunakan sertifikat SSL yang berada pada otoritas sertifikat Symantec, termasuk Thawte, VeriSign, Equifax, GeoTrust dan RapidSSL. Hal tersebut dilakukan untuk menghukum Symantec, karena salah menerbitkan sertifikat lebih dari 30.000 sertifikat yang tidak sesuai dengan persyaratan dasar forum browser/ CA. Lalu Bagaimana Menjaga Situs Anda tetap aman meskipun sudah atau ingin menggunakan sertifikat otoritas Symantec?
Jika anda memiliki sertifikat SSL otoritas symantec yang dikeluarkan sebelum 1 juni 2016. Sertifikat anda akan ditandai “untrusted”. Anda harus […]
Read More