Code Signing Certificate: Masa Berlaku Jadi 1 Tahun
Perubahan Penting pada Code Signing Certificate
Industri keamanan siber global kembali melakukan pembaruan krusial terkait kebijakan sertifikat digital. Mulai 1 Maret 2026, masa berlaku code signing certificate akan dibatasi maksimal menjadi satu tahun saja. Kebijakan ini bertujuan memperkuat keamanan rantai pasok perangkat lunak di seluruh dunia.
Selama beberapa tahun terakhir, CA/Browser Forum terus memangkas masa aktif sertifikat digital. Langkah ini dilakukan untuk memitigasi risiko keamanan yang muncul akibat penggunaan sertifikat yang terlalu lama. Dengan durasi lebih pendek, risiko penyalahgunaan kunci kriptografi saat terjadi kompromi data dapat ditekan seminimal mungkin.
Mengapa Masa Berlaku Harus Diperpendek?
Banyak pihak mungkin bertanya mengapa durasi code signing certificate harus dipangkas secara drastis. Jawabannya terletak pada prinsip keamanan proaktif. Sertifikat dengan masa berlaku lebih singkat memaksa organisasi untuk memperbarui kunci kriptografi mereka secara rutin.
Selain itu, langkah ini memastikan bahwa algoritma yang digunakan selalu mutakhir. Dalam dunia siber, standar enkripsi terus berkembang pesat setiap tahun. Sertifikat yang berumur pendek menjamin kepatuhan organisasi terhadap standar industri terkini.
Manfaat lainnya adalah pembaruan data identitas organisasi. Sering kali, informasi organisasi berubah seiring waktu. Dengan sertifikat satu tahun, validasi data identitas individu maupun perusahaan akan tetap akurat dan relevan. Hal ini sangat penting jika terjadi perubahan staf atau restrukturisasi di dalam organisasi Anda.
Apa yang Harus Anda Ketahui Mulai Maret 2026?
Berdasarkan keputusan CA/B Forum melalui Ballot CSC-31, masa berlaku maksimal sertifikat akan turun dari 39 bulan menjadi 15 bulan. Secara praktis, ini berarti durasi efektif penggunaan sertifikat dibatasi hanya satu tahun. Kebijakan ini berlaku untuk setiap sertifikat publik baru yang diterbitkan pada atau setelah 1 Maret 2026.
Apakah kebijakan ini berlaku surut? Jawabannya tidak. Sertifikat yang sudah ada sebelum tanggal tersebut tetap valid hingga masa berlakunya habis. Oleh karena itu, jika Anda memerlukan sertifikat dengan masa berlaku lebih panjang, segera lakukan pemesanan sekarang sebelum tenggat waktu tersebut.
Perlu diingat bahwa perubahan ini mencakup baik sertifikat standar maupun Extended Validation (EV). Semuanya wajib mengikuti aturan durasi terbaru demi keamanan ekosistem perangkat lunak yang lebih tangguh.
Dampak bagi Pengguna DigiCert dan Sectigo
Setiap otoritas sertifikat (CA) menerapkan aturan ini dengan cara berbeda. DigiCert, misalnya, akan membatasi seluruh sertifikat baru dengan cakupan satu tahun. Sementara itu, Sectigo tetap memberikan pengecualian bagi pengguna Hardware Security Module (HSM).
Jika Anda menggunakan HSM seperti Luna Network Attached HSM, YubiKey 5 FIPS, atau Google Cloud KMS, Anda mungkin masih bisa membeli paket multi-tahun. Namun, tetap ada syarat wajib yakni sertifikat tersebut harus diterbitkan ulang setiap tahun. Proses ini menuntut ketelitian manajemen administrasi keamanan IT di perusahaan Anda.
Langkah Persiapan untuk Bisnis Anda
Menghadapi perubahan ini, perusahaan harus segera melakukan pembenahan strategi manajemen sertifikat. Jangan menunggu hingga mendekati batas waktu untuk memperbarui sertifikat Anda. Lonjakan permintaan validasi di masa depan bisa menyebabkan penundaan proses penerbitan.
Pastikan tim IT Anda memahami perbedaan antara tanggal pemesanan dan tanggal penerbitan. Sertifikat harus diterbitkan oleh CA sebelum batas waktu yang ditentukan. Oleh karena itu, segera lakukan audit terhadap seluruh aset sertifikat yang Anda miliki saat ini.
Gunakan waktu yang ada untuk menyiapkan infrastruktur pendukung, terutama jika Anda menggunakan teknologi HSM. Dengan persiapan matang, transisi menuju aturan satu tahun ini tidak akan mengganggu kelancaran operasional bisnis maupun integritas perangkat lunak yang Anda distribusikan.
Kesimpulan
Perubahan kebijakan masa berlaku code signing certificate adalah langkah positif demi keamanan siber yang lebih baik. Meskipun terlihat merepotkan, pembatasan ini secara signifikan mengurangi celah eksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tetaplah mengikuti perkembangan regulasi terbaru agar operasional bisnis Anda selalu berjalan optimal dan aman.
Sslindonesia Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Sslindonesia. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
